Resensi Film:

kcb2

Ketika Cinta Bertasbih 2

Pemain : Kholidi Asadil Alam,Alice Norin,Oki Setiana Dewi,Deddy Mizwar,Niniek L Karim,Dude Harlino,Asmiranda.
Cerita   : Imam  Tantowi
Sutradara : Chaerul Umam
Produser  : Leo Sutanto
Produksi  : Sinemart Pictures
Durasi      : 120 menit
Setelah sukses meraup 3juta penonton di Ketika Cinta Bertasbih(KCB)1.Kini film ini diteruskan di jilid ke2.Kisah sukses KCB tak hanya dalam perolehan penonton.Dari penggalan cerita kisah Azzam (Kholidi) di gantung di akhir jilid pertama mencapai kesuksesan.9thn terpisah dari keluarga karena sekolah di Kairo(Mesir) dan akhirnya Azzam bertemu dengan ibunya (Niniek)dan adik-adiknya.Awal film menjanjikan mood bahagia.Selebihnya Azzam ditantang tetangga-tetangganya.Saat menjadi kurir kiriman paket dari Mesir.Tetangga menyebutnya kenek Kang Paimo.
Begitupun ketika Azzam mencari jalan rezeki lain dengan mendirikan Warung Bakso Cinta.Tetangganya masih menggunjingnya “Lulusan Al-azhar Kairo mosok..jadi tukang jual bakso?”.Berkali-kali Azzam mencari jodoh,berkali-kali pula ia menemukan jalan buntu.Pinangan cinta justru datang dari Eliana(Elice).Namun ibu dan Azzam masih bimbang.Sementara Ana(Okie)menjalani rumah tangga penuh air mata.Enam bulan mendampingi Furqon(Andi).Ana tidak pernah mendapatkan Nafkah batin dari Furqon.Begitu juga Furqon mengaku mengidap HIV.Setelah mendengar hal itu Ana pun marah dan meminta cerai Furqon.Perpisahan Ana dan Furqon mengantarkan Ana da Azzam ke jalan cinta yang tak terduga.
Garis Besar pembeda KCB jilid pertama dan kedua adalah Setting tempat dan Fokus permasalahan.Jika KCB1 sebagai tahap perkenalan dengan setting kota Mesir yang indah,tapi di KCB2 menjadi drama keluarga dengan keluarga dengan latar belakang islam yang kental.Tidak ada lagi latar belakang Mesir yang indah.Tapi diganti dengan suasana lokal Yogya-Solo-Magelang dan penggalan sudut Jakarta.Jilid pertama adalah paenggalan karakter dan sebagai jalan untuk mengantarkan persoalan.Sementara jilid kedua langsung menuju pokok permasalahan dan bagaimana mengakhirinya.Film yang di angkat dari Novel karya Habiburrahman El Shirazy ini dimaksudkan mengisi libur pergantian tahun ajaran (Summer Movie).Memungkinkan KCB2 lebih mudah mengeruk untung.Film ini juga menjadi kunci jawaban rasa penasaran 3juta penonton dengan nasib Azzam.Dengan kata lain,film ini sudah punya pasar sendiri,termasuk para penggemar novel yang aktif menyambangi milis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s